Skip to main content

Posts

(Puisi) Semenjak Kau pergi

Tak banyak kata yang terucap Dari awal hingga kau lenyap Siang dan malam ku bungkam Mungkin hingga rasamu padam Memang tawa masih menemani Sementara, hati nurani berkelahi Awalnya kabar burung kepergian itu Semakin malam kabar manusia  Seolah takdir tuhan katanya Apakah bisa sirna kenangan itu Walau bumi masih berotasi Matahari masih bersinar  Rindu yang dibuat agar meledak belum terbayarkan  Malah berahir kepasrahan Setelah berlalu tak bisa menghilangkan bau Setelah bertempat tak bisa hilang tanpa jejak Setelah berbaur tak bisa melepaskan pelukan Setelah berdoa tak bisa tertarik kembali Pergilah yang jauh  Seribu kali selamat tinggal terucap Tapi malah tertinggal menancap Tertumpuk dengan selamat lainnya Aku kau harus bahagia Jangan ada celaan diantara kita

TUGEL *DDMP

          "Assalamu'alaikum, Ma berangkat dulu!" Aku pamit ke orang rumah, berangkat ke sekolah , entah kenapa aku kaya harus lari . Waktu itu masih jam 6 pagi, memang terlalu pagi, sih, untuk berangkat sekolah. Apalagi jarak antara rumahku dan sekolah kurang lebih cuma 1 KM, masuknya juga jam 07.30. Enggak tahu kenapa kalau berangkat lebih dari jam 6 rasanya udah telat. Mungkin ini ya, yang mendorong aku lari. Baru aja di pertengahan jalan aku malah jatuh, GABRUUG! Aku jatuhnya tengkurep. Tanganku dibuat tumpuan oleh badanku. Sebagai lelaki tangguh aku langsung berdiri sambil membersihkan pakaianku yang kotor. "Ah, aman enggak papa," pikirku dalam hati. Kakiku mulai melangkah lagi, tapi kayanya ada yang aneh. Lal u b eberapa meter berjalan aku bertemu lilikku (adik dari orang tuaku). “Loh, kamu kenapa daf? Kok bajunya kotor?” tanya lilik “Gak kenapa napa, cuma sedikit jatuh tadi " jawabku sambil melihat ke bajuku yang seharusnya udah bersih, tap...

Seorang Istri Kasar Kepada Suaminya, Apakah Termasuk KDRT?

Sosial mediaku ahir-ahir ini penuh dengan opini tentang KDRT, yang kebetulan ramai sejak ada ustadzah yang menceritakan kejadian yang dialami oleh sepasang suami istri di jeddah. Jadi harap dicermati refrensi sang ustadzah itu kota jedah ya. Orang-orang kebanyakan lalu mendadak mempelajari tengtang KDRT dan memberikan opininya. Saya pribadi ucapkan banyak terimakasih buat beliau ustadzah, karena beliau orang-orang mulai tahu tentang KDRT. Topik ini terus berkembang sampai muncul diskusi tentang KDRT dan Aib, lebih jelasnya Perbedaan KDRT dengan Aib. Karena beliau juga banyak dari   mereka para korban ataupun yang merasa korban mulai speak up atas apa yang mereka alami. Sekali lagi terimakasih Ustadzah. Perempuan saat ini lagi sering banget jadi bahan diskusi, mereka meluapkan apa yang mereka tak bisa luapkan. Apa dulu juga banyak masalah ya sama perempuan, Cuma bedanya dulu gak ada sosmed jadi pada gak tahu. Kira-kira apa yang mereka lakukan jika terjadi hal semacam itu ya? B...

(Cerpen) Mau Belajar, Jika Sudah Bisa! Hah?

Ada sebuah kisah di mana ada anak yang sedang menempuh pendidikan di suatu lembaga pendidikan agama yaitu pondok pesantren. Dia tidak pernah mau mengaji, oleh sebab itu dia selalu disuruh mengaji oleh pengurus pesantren namun berkali-kali pengurus menyuruhnya   dengan lembut tapi dia tidak mau, ketidak mauannya bukan karena dia sudah bisa. Pada waktu shubuh pengurus membangunkan Tama. “Tam, bangun sholat shubuh, ngaji! Namun Tama tidak bangun bangun, pengurus terus membangunkannya sampai ahirnya dia bangun. “Iya kang” dia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang perlu dibersihkan, dan mengambil air wudhu. Selesai sholat tama duduk di pojok kamar, kakinya ditekuk. Melihat itu pengurus menghampirinya. “ngaji kan tam?” tanya pengurus. “iya kang” jawab Tama. Namun Tama berbohong ternyata dia tidak berangkat mengaji. Kejadian seperti itu terus menerus terulang, setiap saat mengaji Tama tidak pernah berangkat, walupun pengurus ataupun seniornya sudah menyuru...

(Puisi) Yakinku Bukan Tuk Meyakinkanmu

Aku selalu yakin akan masa depan Yakin hanya untuk diriku Bukan untuk meyakinkanmu Sebab aku tak bisa meyakinkan apapun Itu urusan sang pengatur Aku harap kau yakin dengan dirimu sendiri Jangan kau raih yakin dariku Tapi raihlah yakinmu karena dirimu 16:43, Purwokerto, 5, 8, 2020

Bertemu Dengannya

Jari jemari sedang menari ditubuh dengan kasar, menjamah bagian-bagian yang gatal, didukung oleh suasana yang tenang dan posisi tidur, disaat anas menikmati gatal dan garukan, serta suasana yang tenang itu, tiba-tiba kang alit membuka pintu kamar anas, anas pun  terkaget karena sedang garuk-garuk selangkangan, tanpa direncana, anas menyapa kang alit, agar paniknya hilang. "Ehhh kang, ada apa?" "Kediiik bae!" bukannya kang alit menjawab pertanyaan anas, malah dia mengejek anas. Sangat sepele anas menanggapi ejekan kang alit, hanya dengan senyum kecil, ejekan semacam itu tidak ada apa-apanya bagi anas. Lalu kang alit melanjutkan perkataannya. "Kamu nanti gak ada acarakan?" "Gak ada kang" jawab anas dengan tegas. Anas mencium bau-bau akan diajak jalan-jalan oleh kang alit. "Nanti abis ashar ikut aku ya!" "Kemana kang?" "Udah tinggal ikut aja, pokoknya nanti pasti perbaikan gizi deh, kita main ke rumah harim nas" kang al...

BAGAIMANA CARA MENJADI GURU YANG BAIK?

Seorang pengajar adalah orang yang mengarahkan muridnya kepada beberapa ilmu yang sempurna dan pengetahuan. Seseorang dapat disebut guru jika memenuhi beberapa syarat berupa memiliki sifat yang terpuji, karena jiwa seorang murid masih lemah masih menirukan jiwa gurunya, maka apabila guru memiliki sifat yang terpuji maka muridnya akan diberi pertolongan memiliki sifat terpuji seperti gurunya. Jika guru memiliki sifat terpuji maka sudah menjadi hal yang wajib beliau takut kepada Allah SWT dan orang yang rendah hati serta pemaaf supaya hatinya condong jika demikian maka sangat gampang untuk mengambil sebuah hikmah. Wajib juga guru memiliki sifat bijak dan tidak banyak tingkah supaya di beliau diikuti oleh muridnya selain itu juga seorang guru wajib memiliki sifat belas kasih kepada para muridnya dan lembut kepada muridnya supaya cintanya murid kepada beliau besar dalam hal apapun yang diperintahkan beliau atau yang beliau nasihatkan. Guru juga wajib mengajarkan akhlak kepada muridnya maka...

Taisir I : Taqwa, Penyebab Taqwa dan Dampak Bertaqwa

Takwa adalah melakukan yang di perintah Allah 'azza wa jalla dan menghindari larangan Allah 'azza wa jalla di saar sepi atau ramai.Takwa juga tidak akan sempurna kecuali meninggalkan setiap sesuatu yang hina serta dapat sempurna dengan menghiasinya dengan setiap sesuatu yang utama. Takwa merupakan jalan yang ditempuh oleh orang yang mendapatkan petunjuk dan merupakan ikatan kuat bagi orang yang berpegangan, dengan ikatan tersebut maka orang tersebut akan selamat. Ada banyak sebab menjadikan orang bertaqwa, sebagian dari banyaknya sebab yaitu : Orang tersebut sadar bahwa dia hanyalah hamba Allah yang hina sedangkan Allah dzat yang maha kuat dan dzat yang maha mulia. Tidak pantas bagi orang yang hanya menjadi hamba yang hina durhaka/maksiyat kepada pangerannya yaitu Allah dzat yang maha mulia karena hakikatnya diri dan jiwa seorang hamba dikuasai oleh pangerannya. Orang tersebut ingat betapa baiknya Allah SWT kepadanya disetiap hidup dan perilakunya, dengan seperti itu maka orang...

Monopoli Lembaga Pendidikan sesuai Nilai Pasar

Sebenarnya kebanyakan siswa merasakan dan mengetahui apa yang sudah dilakukan lembaga pendidikan untuk mereka. Berbicara lembaga, sama halnya dengan lembaga-lembaga lain, mereka fokus dan bekerja untuk kemanfaatan dan tujuan mereka. Seperti dalam sebuah esai dari ivan illich, melalui esai tersebut ivan ingin menunjukan perlembagaan nilai-nilai mengarah pada polusi fisik, polarisasi sosial dan impotensi psikologis. Untuk menunjukannya ivan memilih sekolah sebagai paradigma dan analisisnya. Di sekolah siswa akan mendapatkan hal-hal yang baru entah itu masalah negara ataupun agama, dan siswa juga dapat mengetahui fakta realitas sosial masalah biaya entah itu orang kaya atau miskin mereka memiliki ketergantungan yang sama. Di pinggiran Kota Amerika Serikat pengeluaran tahunan siswa sama dan kadang-kadang bisa menguntungkan rakyat miskin. Orang kaya atau miskin semua tergantung pada lembaganya seperti lembaga sekolah dll untuk membimbing mereka dan menciptakan mereka menjadi orang-oran...

Cerpen : Hamil enggak boleh sekolah?

Nanto baru membuka HP nya yang dari jam 4 sore sampe sekarang jam 8 malam dimode pesawat, baru dibuka terus mode pesawatnya dinonaktifkan langsung puluhan chat masuk, dari chat pribadi sampai grup yang ada puluhan jumlahnya, dari beberapa chat salah satunya ada chat dari asep "to, lagi dimana? Tolongin aku to!" baca chat itu nanto agak khawatir karena ada tulisan tolongnya, tapi belum dibales juga sama nanto, emang dia itu ngga suka chatingan, paling dibales nanti. Bangji dateng nemenin nanto yang lagi duduk santoy didepan rumah, bangji bawa kopi kapal air dua bungkus, maaf bukan kopi senja hehe, "to ngopilah, nih kopinya, kamukan pasti ngga punya kopi, nih aku bawa dua" "Wah kamu emang ngertian su, sini, mana kopinya?" "Nih leng" Biasa kalo temen deket itu punya sapaan sendiri, su dan leng, itu sapaan akrab mereka berdua. Nanto masuk kerumah buat kopi. Jam terus berputar sampai sampai-sampai mereka kehabisan sajen, mereka itu keturunan kelela...

Semua Akan Jadi Ahli Pada Waktunya

Melihat kondisi saat ini aku teringat kemarin fenomena terdekat yaitu PEMILU dan PILPRES, fenomena dimana semua orang di Indonesia merasa menjadi ahli politik semua. Dari semua kalangan merasa merekalah yang paling benar, yang paling tahu. Seolah selain dari mereka itu salah, padahal apa yang mereka bahas bukanlah bidangnya, tidak ada yang menjamin perkataan mereka, tidak ada data valid yang menjadi landasan mereka. Intinya mereka merasa mereka ahli politik. Aku mencermati keadaan saat ini hampir sama seperti kemarin dalam hal tersebut, kalau kalian mencemati juga, insya allah kalian setuju dengan aku. Entah ini alaminya manusia atau memang dibuat-buat aku tidak paham, entah hanya di Indonesia saja atau di Negara lain juga sama aku juga tidak tahu. Fenomena virus covid-19 atau biasa disebut corona, serapan dalam bahasa Indonesianya korona. Fenomena inilah yang sangat luar biasa dan mencuri perhatian semua orang tidak pandang siapa orangnya. Hal ini seperti yang sudah aku tulis ...

Buka Enam

Ngga biasanya aku beli nasi buat sahur, biasanya aku ngga beli tapi untuk ini aku laper banget jadi aku beli, walau mikir-mikir uang cuma tinggal 5000. Aaah kerasa banget nih adanya korona, alkhamdulillah aku masih punya allah. Aku kurang beraktifitas puasa hari ke enam ini dan tidak ada yang menarik. Aku tudur jam 7 pagi, bangun dhuhur cuma buat sholat tidur lagi bangun jam 5 sore. Aaah badannya pada pegel banget, tadi waktu tidur mimpinya macem-macem paling keinget itu mimpi naik gunung, yang lainnya samar-samar mimpi aku buat alat atm sendiri dan di pake banyak orang, terus ini yang paling ngga jelas dan kurang diingetan aku ketemu anak mbaku dari pakdeku. Udah si itu aja, yang lainnya biasa ngopi, ngrokok, ngobrol, nulis. Salam Keberuntungan

Buka Lima

Ahirnya udah hari kelima, kesan sekali puasa dihari kelima ini, sahurnya aku ngga makan cuma ngopi, ngrokok, sama minum air yang banyak, ketulung waktu buka kemarin aku makan, biasanykan ngga. Saat sahur aku liat-liat tulisanku lagi, liat-liat blogku, liat-liat akunku di kompasiana, dan juga aku liat-liat youtubeku yang ngga naik-naik subcribernya, ngga papalah walau ngga jadi apa-apa akun-akunku yang penting aku selalu berkarya. Liat-liat itu semua, aku kan suka diskusi, aku kepikiran buat podcast-podcatan. Kepikiran itu aku langsung cari tahu tentang podcast, aku download aplikasi buat podcast, buat ngedit audionya. Ya ngga tahu si bermanfaat apa ngga, ah yang penting aku pingin aku lakukan, udah sesimpel itu kok. Udah kedownload aku pelajari apknya. Aku pernah ngerekam diskusiku sama temenku, aku coba deh mengimportnya ke apk, wah lama banget uploadnya lur. Maklum banget si aku, wong nyatanya HPku jelek, ya udah deh aku keluarin apknya, aku mengeplay musik, mapan tidurlah aku...

Buka Empat

Kali ini berbeda aku hidup siangnya agak lama, sebab ada yang harus diurus siang hari. Sahurku agak cemas lagi "aku mau makan sahur apa nih" pikirku, pas sekali sampai jam 4 aku masih belum makan sahur, cuma baru ngopi. Pokoknya kopi, kopi, dan kopi, aku tuh ngga bisa lepas dari kopi lur. Tapi aku ngga khuatir sebab aku masih punya allah yang mengatur seluruhnya dalam hidupku, cemas-cemas dikit wajarlah manusiawi. Tapi alkhamdulillah aku ke depan kamar mau ambil air minum, temenku ngasih aku makanan sahur, alkhamdulillah aku sahur juga.

Buka Tiga

Seperti biasa, seperti kemarin-kemarin. Hari ini aku makan sahur dari ndalem kyai. Temenku bawa makanan dari ndalem pakai nampan, pokoknya ngga butuh piring sama sendok lah. Itu tu cuma buat orang-orang lemah. Aduh.. Ngga ada yang menariklah dari hidupku, ngapain aku nulis ginian. Selesai makan, main HP liat-liat, nulis sedikit-sedikit. Engga tahu lagi kenapa, kok lagi seneng bener nulis tapi ya ngga papa paling tidak ada kesibukan, kalau ditanyakan gampang jawabnya, "lagi sibuk apa?" jawabanya gampang "lagi sibuk nulis" hahahha dengan jawaban seperti itu paling tidak aku bisa jawab, bahkan bisa jadi mereka salut, ngga salut gimana coba pekerjaan kok nulis, dipikir mereka menulis sesuatu yang penting padahal ngga. Penting darimananya wong tulisan kaya gini hahaha. Lagi-lagi aku tidur setelah sholat shubuh sampai jam 3 sore. Oh iya lupa malamnya aku nyuci baju, tapi bajunya udah di rendem 3 hari. Tahu ngga efeknya? Kalau ngga pernah rendem baju 3 hari nih aku ka...

Buka Dua

Rasanya puasa cepet banget, alkhamdulillah puasanya ngga kerasa. Hari ini sudah masuk hari ke dua rasanya luar biasa, dalam kondisi seperti ini masih bisa berpuasa. Tidak ada yang spesial ataupun menarik dipuasa kedua ini, semua berjalan begitu cepat. Aku orangnya tuh tidak bisa tidur malam, impian terbesar aku hanyalah bisa menikmati tidur malam, dan keesokan harinya segar bugar beraktifitas. Jadi malam itu aku tidak tidur sampai jam 6 lebih secuil. Jam setengah tiga aku kepikiran dua wanita yang sangat istimewa yaitu ibuku dan juga kekasihku. Seperti biasa walau aku kepikiran mereka selalu, tapi aku sangat jarang langsung mengabari. Rasanya nikmat dan indah sekali rasa rindu ini, sampai-sampai aku tak mau kehilangan. Jam-jam itu aku juga memasak air  buat nyeduh kopi. Akutuh sahur sama buka yang paling penting kopi sama rokok. Kopinya udah jadi aku ngrokok sambil ngopi sambil main HP, "wah aku mau sahur apa nih, ngga punya uang, ngga ada simpenan makanan" batinku. Tapi...

Macam-macam Derajat Manusia Disekeliling Kita

TACHLIYAT WAT TARGHIB FIT TARBIYATI WAT TAHZDIB. Manusia adalah mahluk tuhan yang sangat bervariasi, penuh dengan perbedaan. Ketahuilah bahwa sesungguhnya manusia di bagi menjadi 3 macam dalam hal derajatnya. Derajat disini bukanlah kedudukan kursi/pekerjaan. Inilah 3 macam manusia menurut derajatnya : Pertama. Orang yang lebih luhur derajatnya dari kita dalam hal 'akal, keutamaan, dan perilaku. Mereka adalah orang tua, guru, dan orang yang menguasai perkara kita (pemerintah). Kedua. Orang yang setara dengan kita, mereka adalah saudara kita dan teman kita. Ketiga. Orang yang lebih rendah pengetahuanya, derajatnya daripada kita. Salam Keberuntungan Nurul Iman, April 2020

Penyakit Sudah Tidak Ada Lagi, Hanya Ada Korona

Tahun ini, bulan ini sangat posesifnya korona kepada Manusia menyebabkan apa yang terjadi pasti dikaitkan dengan korona. Sekarang sudah tidak ada lagi penyakit demam, batuk, pilek atau lainya, semuanya jadi korona. Orang yang batuk dikira korona, orang yang demam dikira korona. Saking parahnya, di desa tempat saya domisili ada orang yang meninggal, lucunya yang menyiarkan menambahi "tapi bukan mati karena korona" di ahir pengumumanya. Sangat wajar hal itu terjadi karena kekhawatiran masyarakat, mereka khawatir tapi juga bingung. Banyak juga karena kekhawatiran dan kebingungan masyarakat, mereka ada yang menolak jenazah dimakamkan di desa mereka. Kenapa hal ini terjadi? Salah siapa? Tidak ada yang salah, kita semua sedang berusaha bersama-sama kalaupun ada kekurangan memang tidak ada yang sempurna di dunia ini. Beberapa sebab insiden-insiden itu terjadi karena kurangnya edukasi untuk masyarakat tentang virus korona ini, selain itu kurangnya alat bantu pengamanan juga memp...

Buka Satu

Jam 2 aku selesai tongkrongan sama temen asrama. Lalu pergi ke kamar masak nasi (liwet) buat makan sahur, jadi masaknya tu di dalam kamar, masak nasi, air, mi, atau apapun lah itu. Nasinya matang teflon bekas masak nasi tak cuci terus buat masak air buat bikin kopi. Jadi deh kopinya nunggu jam setengah 4, ngopi dulu sambil ngrokok ditemani 1 temanku. Jam setengah 4 tiba, aku sama temanku makan sahur pake tempe oreg (kering tempe) kayanya itu tempe oreg udah lama banget sebulanan mungkin, tapi tak apalah yang penting ngga ngracunin. Selesai makan ngopi lagi sambil ngrokok nunggu adzan subuh, disaat itu aku kepikiran ceweweku lagi ngapain dia ya. Tapi biarin ah biar kangennya ngga sembuh-sembuh. Tiba juga adzan subuh, tidak berlama-lama aku wudhu lalu sholat subuh walau masjid belum mulai jama'ahnya. Selesai sholat langsung kultum (kulum tumpukan) buat dijadikan bantal, hibernasilah aku. Kira-kira aku hibernasi selama 8 jam, jam 1 aku dibangunin gus aku (gus itu anak kyaiku). ...

Pentingnya Relasi Dalam Konteks Islam

TACHLIYAT WAT TARGHIB FIT TARBIYATI WAT TAHZDIB. Perjalanan insan bersama orang yang lebih tinggi darinya, orang yang setara denganya, orang yang lebih rendah darinya. Mereka semua pasti saling membutuhkan satu sama lain. Tidak ada yang bisa hidup sendirian. Ketahuilah bahwa seorang insan sanga membutuhka perkumpulan, oraganisasi, komunitas, relasi, ataupun sesama insan, karena sesungguhnya kehidupanya tidak mungkin bisa berjalan apabila sendirian, untuk mencapai keinginanya dan juga kebutuhan hidupnya seperti makanannya, rumahnya, pakaianya, dan lainnya yang besifat jasmani, serta kebutuhan sekunder, dan tersier. Renungkanlah roti yang kamu makan dan pakaian yang kamu pakai, kamu mendapatkanya tidak mungkin dengan sendirinya sampai kepadamu, kecuali sebelum kamu mendapatkanya ada banyak orang yang berperan. Karena sesungguhnya kamu tidak akan  memegang roti kecuali ada yang menanam gandumnya, memanen, menggiles, mengayak, mencampur, mengadoni, lalu baru dibuat roti. S...