Sebenarnya kebanyakan siswa merasakan dan mengetahui apa yang sudah dilakukan lembaga pendidikan untuk mereka. Berbicara lembaga, sama halnya dengan lembaga-lembaga lain, mereka fokus dan bekerja untuk kemanfaatan dan tujuan mereka. Seperti dalam sebuah esai dari ivan illich, melalui esai tersebut ivan ingin menunjukan perlembagaan nilai-nilai mengarah pada polusi fisik, polarisasi sosial dan impotensi psikologis. Untuk menunjukannya ivan memilih sekolah sebagai paradigma dan analisisnya. Di sekolah siswa akan mendapatkan hal-hal yang baru entah itu masalah negara ataupun agama, dan siswa juga dapat mengetahui fakta realitas sosial masalah biaya entah itu orang kaya atau miskin mereka memiliki ketergantungan yang sama. Di pinggiran Kota Amerika Serikat pengeluaran tahunan siswa sama dan kadang-kadang bisa menguntungkan rakyat miskin. Orang kaya atau miskin semua tergantung pada lembaganya seperti lembaga sekolah dll untuk membimbing mereka dan menciptakan mereka menjadi orang-oran...
Engga usah dibacalah kalo kamu ngrasa paling pinter.