Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2020

Puisi Rindu Buta Kepada Muhammad

Terlalu banyak baris kata untuk menjelaskan rinduku kepada engkau  Ya Muhammad  Rinduku tertumpuk hingga berdebu Aku berharap angin menghantarkan debu menyampaikan sedikit rinduku Awalnya remuk hancur hati ini karena ledakan rindu itu Berkat para pewaris engkau Aku tahu sebagian caranya Cara mengundang angin agar menghantarkan debu-debu rinduku Dengan membaca risalah mu tareh mu Serta pujian-pujian kepadamu Seperti yang diajarkan para guruku  Itu semua terbungkus dalam maulid Nabi Muhammad  Hanya dengan itu ya Muhammad Aku menyampaikan rinduku Aku memohon agar engkau tak menyia-nyiakan rinduku Seorang perindu yang hidupnya sia-sia Tanpa engkau ya Muhammad 

Trio Abal Abal #1

Akhir sekolah SMA sudah tiba serta membosankan, itulah waktu dimana aku menunggu pengumuman kelulusan sekolah SMA ku. Sangat membosankan pokoknya hidup ini waktu itu, bingung mau ngapain, cemas lulus atau tidak, ngga ada pekerjaan. Beruntungnya aku di pesantren jadi bisalah hilang sekejap kebosanan kecemasan dan yang lainnya, saat sibuk dengan kegiatan pesantren.  Kebetulan,  malah aku di pesantren sudah jadi senior jadi kesibukan mengaji sudah minim, paling pagi sama sore, itupun kalo ngga tidur paginya, maaf ya santri ngemprah, selain mengaji sesekali lah ngurusin administrasi itupun kalo dipeelukan, perlunya ngga sering banget.  Kebayangkan sibuknya level minus, kebayang juga gimana keadaan hati ini waktu itu, aduuuh ngga karuan. Beberapa minggu aku nikmatin aja keadaan hati itu. Suatu saat aku pergi ke kota kira-kira dari asrama 3 KM an, jalan-jalan pake motor muter-muter, mendadak hati ingin ke warnet, langsung aja parkir ke warnet yang ada dipikiran ...

Apakah masalah kewajaran?

Sangat wajar kehidupan ini menghadapi masalah, sangat wajar hidup ini bahagia, semua dapat seketika hadir, semua dapat berubah seketika juga. Itulah keniscayaan hidup. Jangan pernah mencari kebahagiaan sebab kebahagiaan itu selalu ada dihidup kita, jangan pula mencari kesusahan karena kesusahan juga selalu ada di hidup kita. Semua tergantung pada diri kita, akan menafsirkan sebuah peristiwa atau kejadian menjadi sebuah kebahagiaan atau kesusahan. Ada seorang kakek yang sangat bangga dengan pekerjaanya sebagai seorang pemulung. Beliau merasa pekerjaannya sangat mulia, dengan menjadi pemulung beliau ikut serta dalam menjaga bumi ini, memperindah bumi ini. Ada juga seorang nenek yang bekerja sebagai penjual serabi, beliau berbahagia hidupnya, beliau juga bisa memberikan pendidikan ke anak-anaknya semua sepadan mereka orang yang bekerja di perusahaan besar, atau mereka orang-orang yang dikatakan mapan. Mereka semua adalah contoh orang-orang yang berbahagia dengan apapun yang mereka...