Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Gaya Hidup

Penyakit Sudah Tidak Ada Lagi, Hanya Ada Korona

Tahun ini, bulan ini sangat posesifnya korona kepada Manusia menyebabkan apa yang terjadi pasti dikaitkan dengan korona. Sekarang sudah tidak ada lagi penyakit demam, batuk, pilek atau lainya, semuanya jadi korona. Orang yang batuk dikira korona, orang yang demam dikira korona. Saking parahnya, di desa tempat saya domisili ada orang yang meninggal, lucunya yang menyiarkan menambahi "tapi bukan mati karena korona" di ahir pengumumanya. Sangat wajar hal itu terjadi karena kekhawatiran masyarakat, mereka khawatir tapi juga bingung. Banyak juga karena kekhawatiran dan kebingungan masyarakat, mereka ada yang menolak jenazah dimakamkan di desa mereka. Kenapa hal ini terjadi? Salah siapa? Tidak ada yang salah, kita semua sedang berusaha bersama-sama kalaupun ada kekurangan memang tidak ada yang sempurna di dunia ini. Beberapa sebab insiden-insiden itu terjadi karena kurangnya edukasi untuk masyarakat tentang virus korona ini, selain itu kurangnya alat bantu pengamanan juga memp...

Woy Su!!!! Kenapa Engga Di Rumah

Sangat banyak yang merasa males berada di rumah mereka merasa hidupnya tak produktif, mereka merasa hidupnya biasa saja, mereka merasa bosan bingung mau ngapain. Mereka lupa padahal dulu meraka itu tak ada, mereka lupa bahwa mereka itu pernah di dalam kandungan ibu selama 9 bulan lebih, mereka lupa bahwa mereka pernah hidup beberapa tahun menjadi bayi yang tak melakukan apa-apa hanya bisa menangis, tidur, dan menyusu. Saya sendiri merupakan anak yang merasa jenuh dengan kehidupan ini karena sangat tak bervariasi, hingga kadang saya membuat ulah agar menciptakan variasi dalam hidup saya, saya seringkali tak sadar hal-hal yang sudah saya lakukan, hingga saya merasa hidup saya hanya melakukan hal yang saya lakukan sekarang. Saya sering ingin libur saat saya sedang sekolah, saya sering ingin sekolah saat saya sedang libur, saya ingin dirumah saat saya sibuk kerja, saya ingin kerja saat saya tak bekerja. So, bagaimana ini semua, kenapa engga dirumah aja padahal sikap saya menanggapi si...

Dulu Diremehkan, Sekarang Dipentingkan #putusrantaikorona

#putusrantaikorona Sifat sombong dan meremehkannya saya sangat terasa dampaknya sekarang, sangat nyata perwujudanya. Saat dinasihati orang tua, saat diajari oleh para tokoh dll, saya sangat meremehkan itu semua, dengan berbagai alasan seperti "aah itukan zaman dulu sekarang udah beda", "itu cuma mitos", dll. Okeh kalo memang saya itu ngeyelan, sok tau, dan sayapun menyesal tak apa, serta menyalahkan diri saya untuk sesaat tak apa, tapi saya lalu mengambil hikmahnya jangan sampai saya mengulangi nanti nanti nanti dan nantinya, sekarang waktunya menerima konsekuensinya lalu memperbaikinya dengan hal yang bisa saya lakukan, yaitu memutus rantai penularanya dalam hal ini ialah virus korona. Beberapa hal yang dulu saya remehkan sekarang menjadi sangat penting seperti mencuci tangan, menggunakan barang yang bersih, menjaga makanan yang dimakan, menjaga udara dari polusi dan masih banyak lainya Didalam agama saya agama islam juga mengajarkan hal-hal yang jika dilihat ...

Apakah masalah kewajaran?

Sangat wajar kehidupan ini menghadapi masalah, sangat wajar hidup ini bahagia, semua dapat seketika hadir, semua dapat berubah seketika juga. Itulah keniscayaan hidup. Jangan pernah mencari kebahagiaan sebab kebahagiaan itu selalu ada dihidup kita, jangan pula mencari kesusahan karena kesusahan juga selalu ada di hidup kita. Semua tergantung pada diri kita, akan menafsirkan sebuah peristiwa atau kejadian menjadi sebuah kebahagiaan atau kesusahan. Ada seorang kakek yang sangat bangga dengan pekerjaanya sebagai seorang pemulung. Beliau merasa pekerjaannya sangat mulia, dengan menjadi pemulung beliau ikut serta dalam menjaga bumi ini, memperindah bumi ini. Ada juga seorang nenek yang bekerja sebagai penjual serabi, beliau berbahagia hidupnya, beliau juga bisa memberikan pendidikan ke anak-anaknya semua sepadan mereka orang yang bekerja di perusahaan besar, atau mereka orang-orang yang dikatakan mapan. Mereka semua adalah contoh orang-orang yang berbahagia dengan apapun yang mereka...