Tak banyak kata yang terucap Dari awal hingga kau lenyap Siang dan malam ku bungkam Mungkin hingga rasamu padam Memang tawa masih menemani Sementara, hati nurani berkelahi Awalnya kabar burung kepergian itu Semakin malam kabar manusia Seolah takdir tuhan katanya Apakah bisa sirna kenangan itu Walau bumi masih berotasi Matahari masih bersinar Rindu yang dibuat agar meledak belum terbayarkan Malah berahir kepasrahan Setelah berlalu tak bisa menghilangkan bau Setelah bertempat tak bisa hilang tanpa jejak Setelah berbaur tak bisa melepaskan pelukan Setelah berdoa tak bisa tertarik kembali Pergilah yang jauh Seribu kali selamat tinggal terucap Tapi malah tertinggal menancap Tertumpuk dengan selamat lainnya Aku kau harus bahagia Jangan ada celaan diantara kita
Engga usah dibacalah kalo kamu ngrasa paling pinter.