Skip to main content

Buka Dua


Rasanya puasa cepet banget, alkhamdulillah puasanya ngga kerasa. Hari ini sudah masuk hari ke dua rasanya luar biasa, dalam kondisi seperti ini masih bisa berpuasa. Tidak ada yang spesial ataupun menarik dipuasa kedua ini, semua berjalan begitu cepat. Aku orangnya tuh tidak bisa tidur malam, impian terbesar aku hanyalah bisa menikmati tidur malam, dan keesokan harinya segar bugar beraktifitas.

Jadi malam itu aku tidak tidur sampai jam 6 lebih secuil. Jam setengah tiga aku kepikiran dua wanita yang sangat istimewa yaitu ibuku dan juga kekasihku. Seperti biasa walau aku kepikiran mereka selalu, tapi aku sangat jarang langsung mengabari. Rasanya nikmat dan indah sekali rasa rindu ini, sampai-sampai aku tak mau kehilangan. Jam-jam itu aku juga memasak air  buat nyeduh kopi. Akutuh sahur sama buka yang paling penting kopi sama rokok. Kopinya udah jadi aku ngrokok sambil ngopi sambil main HP, "wah aku mau sahur apa nih, ngga punya uang, ngga ada simpenan makanan" batinku.

Tapi tak masalah, tenang aku masih bahagia, jadi ini itu bukan cerita sedih tapi cerita bahagia. Lagi main HP aku ingat sepertinya aku punya makanan, oh iya tepat sekali ada nasi kemarin di magicom, tahukan yang kemarin aku masak, kalau kamu baca buka satu pasti tahu. Wah ternyata enak lur, nasinya krispi, gurih, ada lah.... sebagian yang masih empuk.

Alkhamdulillah ada yang bisa buat ganjel, selesai makan nerusin ngrokok. Emang rejeki anak mama, temenku bawa nasi sama lauk satu baki dari ndalem kyai. Wuuus langsung aku menempatkan diri makan dengan lahap jangan sampai kalah cepet sama temen lainnya.

Selesai makan, ngrokok lagi, lalu bolak balik minum, kebiasaan kalau sudah mendekati waktu imsak mendadak tenggorokan serasa manis, kecut juga, jadi, buat ngilangin, minum. Beberapa menit sholat shubuh masuk waktunya, aku langsung wudhu sholat qobliah terus shubuh. Abis sholat selesai cerita udah flat nih.

Jadi gini aku tidur dari abis selesai shubuhan sampai jam 3 sore, flat kan coba apa yang mau aku ceritain? Ngga ada! Tepat sekali. Jam 3 bangun tidur langsung kesusu sholat dhuhur sebab emang sebentar lagi masuk waktu ashar. Eh selesai dhuhuran, adzan ashar berkumandang langsung aja sholat ashar.

Selesai sholat ashar nongkrong-nongkrong nunggu buka tiba sambil ngopi, hehe ngga ya, cuma becanda. Aku biasa kalau sore pasti duduk diem main hp ya ini hasil soreku yang kalian baca. Setengah 6 beli kopi, beberapa menit kemudian buka telah tiba buka telah tiba hore hore kaya lagunya tasya. Buka tahun ini beda, bedanya tahun ini aku bagiin kurma ke temen-temen, kurmanya dari ibu nyai. Buka. Buka. Buka. biasa lagi aktifitasnya.

Salam Keberuntungan
17.35; Nurul Iman, 27 April 2020

Comments

Popular posts from this blog

Puisi Rindu Buta Kepada Muhammad

Terlalu banyak baris kata untuk menjelaskan rinduku kepada engkau  Ya Muhammad  Rinduku tertumpuk hingga berdebu Aku berharap angin menghantarkan debu menyampaikan sedikit rinduku Awalnya remuk hancur hati ini karena ledakan rindu itu Berkat para pewaris engkau Aku tahu sebagian caranya Cara mengundang angin agar menghantarkan debu-debu rinduku Dengan membaca risalah mu tareh mu Serta pujian-pujian kepadamu Seperti yang diajarkan para guruku  Itu semua terbungkus dalam maulid Nabi Muhammad  Hanya dengan itu ya Muhammad Aku menyampaikan rinduku Aku memohon agar engkau tak menyia-nyiakan rinduku Seorang perindu yang hidupnya sia-sia Tanpa engkau ya Muhammad 

Taisir I : Taqwa, Penyebab Taqwa dan Dampak Bertaqwa

Takwa adalah melakukan yang di perintah Allah 'azza wa jalla dan menghindari larangan Allah 'azza wa jalla di saar sepi atau ramai.Takwa juga tidak akan sempurna kecuali meninggalkan setiap sesuatu yang hina serta dapat sempurna dengan menghiasinya dengan setiap sesuatu yang utama. Takwa merupakan jalan yang ditempuh oleh orang yang mendapatkan petunjuk dan merupakan ikatan kuat bagi orang yang berpegangan, dengan ikatan tersebut maka orang tersebut akan selamat. Ada banyak sebab menjadikan orang bertaqwa, sebagian dari banyaknya sebab yaitu : Orang tersebut sadar bahwa dia hanyalah hamba Allah yang hina sedangkan Allah dzat yang maha kuat dan dzat yang maha mulia. Tidak pantas bagi orang yang hanya menjadi hamba yang hina durhaka/maksiyat kepada pangerannya yaitu Allah dzat yang maha mulia karena hakikatnya diri dan jiwa seorang hamba dikuasai oleh pangerannya. Orang tersebut ingat betapa baiknya Allah SWT kepadanya disetiap hidup dan perilakunya, dengan seperti itu maka orang...

Dulu Diremehkan, Sekarang Dipentingkan #putusrantaikorona

#putusrantaikorona Sifat sombong dan meremehkannya saya sangat terasa dampaknya sekarang, sangat nyata perwujudanya. Saat dinasihati orang tua, saat diajari oleh para tokoh dll, saya sangat meremehkan itu semua, dengan berbagai alasan seperti "aah itukan zaman dulu sekarang udah beda", "itu cuma mitos", dll. Okeh kalo memang saya itu ngeyelan, sok tau, dan sayapun menyesal tak apa, serta menyalahkan diri saya untuk sesaat tak apa, tapi saya lalu mengambil hikmahnya jangan sampai saya mengulangi nanti nanti nanti dan nantinya, sekarang waktunya menerima konsekuensinya lalu memperbaikinya dengan hal yang bisa saya lakukan, yaitu memutus rantai penularanya dalam hal ini ialah virus korona. Beberapa hal yang dulu saya remehkan sekarang menjadi sangat penting seperti mencuci tangan, menggunakan barang yang bersih, menjaga makanan yang dimakan, menjaga udara dari polusi dan masih banyak lainya Didalam agama saya agama islam juga mengajarkan hal-hal yang jika dilihat ...