Takwa adalah melakukan yang di perintah Allah 'azza wa jalla dan menghindari larangan Allah 'azza wa jalla di saar sepi atau ramai.Takwa juga tidak akan sempurna kecuali meninggalkan setiap sesuatu yang hina serta dapat sempurna dengan menghiasinya dengan setiap sesuatu yang utama.
Takwa merupakan jalan yang ditempuh oleh orang yang mendapatkan petunjuk dan merupakan ikatan kuat bagi orang yang berpegangan, dengan ikatan tersebut maka orang tersebut akan selamat.
Ada banyak sebab menjadikan orang bertaqwa, sebagian dari banyaknya sebab yaitu :
Orang tersebut sadar bahwa dia hanyalah hamba Allah yang hina sedangkan Allah dzat yang maha kuat dan dzat yang maha mulia. Tidak pantas bagi orang yang hanya menjadi hamba yang hina durhaka/maksiyat kepada pangerannya yaitu Allah dzat yang maha mulia karena hakikatnya diri dan jiwa seorang hamba dikuasai oleh pangerannya.
Orang tersebut ingat betapa baiknya Allah SWT kepadanya disetiap hidup dan perilakunya, dengan seperti itu maka orang tersebut sangat tidak pantas mengingkari nikmat Allah SWT.
Orang tersebut ingat akan mati karena sudah pasti manusia mengetahui dirinya akan mati. Sesungguhnya masa depan manusia tidak ada kecuali surga dan neraka maka dengan membangkitkan ingatan akan itu orang tersebut akan melakukan perilaku/amal yang baik dengan mengukur kemampuan diri sendiri untuk melakukannya. Beberapa perilaku/amal yang baik yaitu menolong orang, memandang dan memperlakukan orang lain dengan sikap lemah lembut, apalagi orang lain sudah terlebih dahulu berbuat baik.
Itulah beberapa sebab yang menjadikan orang bertaqwa.
Taqwa juga sangat memiliki dampak di dunia dan di akhirat, di dunia berdampak :
Mengangkat derajat.
Bagus citranya dan bagus tanggapan orang lain kepadanya.
Disayangi oleh orang-orang karena orang yang memiliki ketaqwaan diagungkan oleh anak kecil/orang biasa.
Ditakuti oleh orang-orang yang lebih tinggi segalanya atau sebagian dari orang yang bertaqwa.
Dipandang lebih utama untuk diceritakan dalam kebaikan dan orang yang melakukan kebaikan oleh orang yang berakal.
Sedangkan dampak diakhirat adalah :
Selamat dari neraka.
Beruntung masuk ke surga.
Kemulyaan sudah cukup bagi orang-orang yang bertaqwa, Allah telah berfirman untuk orang-orang yang bertakwa : Sesungguhnya Allah SWT bersama orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang melakukan kebaikan
Taisirul kholaq, Hafid Hasan Al Mas'udi

Comments
Post a Comment