Skip to main content

Posts

BAGAIMANA CARA MENJADI GURU YANG BAIK?

Seorang pengajar adalah orang yang mengarahkan muridnya kepada beberapa ilmu yang sempurna dan pengetahuan. Seseorang dapat disebut guru jika memenuhi beberapa syarat berupa memiliki sifat yang terpuji, karena jiwa seorang murid masih lemah masih menirukan jiwa gurunya, maka apabila guru memiliki sifat yang terpuji maka muridnya akan diberi pertolongan memiliki sifat terpuji seperti gurunya. Jika guru memiliki sifat terpuji maka sudah menjadi hal yang wajib beliau takut kepada Allah SWT dan orang yang rendah hati serta pemaaf supaya hatinya condong jika demikian maka sangat gampang untuk mengambil sebuah hikmah. Wajib juga guru memiliki sifat bijak dan tidak banyak tingkah supaya di beliau diikuti oleh muridnya selain itu juga seorang guru wajib memiliki sifat belas kasih kepada para muridnya dan lembut kepada muridnya supaya cintanya murid kepada beliau besar dalam hal apapun yang diperintahkan beliau atau yang beliau nasihatkan. Guru juga wajib mengajarkan akhlak kepada muridnya maka...

Taisir I : Taqwa, Penyebab Taqwa dan Dampak Bertaqwa

Takwa adalah melakukan yang di perintah Allah 'azza wa jalla dan menghindari larangan Allah 'azza wa jalla di saar sepi atau ramai.Takwa juga tidak akan sempurna kecuali meninggalkan setiap sesuatu yang hina serta dapat sempurna dengan menghiasinya dengan setiap sesuatu yang utama. Takwa merupakan jalan yang ditempuh oleh orang yang mendapatkan petunjuk dan merupakan ikatan kuat bagi orang yang berpegangan, dengan ikatan tersebut maka orang tersebut akan selamat. Ada banyak sebab menjadikan orang bertaqwa, sebagian dari banyaknya sebab yaitu : Orang tersebut sadar bahwa dia hanyalah hamba Allah yang hina sedangkan Allah dzat yang maha kuat dan dzat yang maha mulia. Tidak pantas bagi orang yang hanya menjadi hamba yang hina durhaka/maksiyat kepada pangerannya yaitu Allah dzat yang maha mulia karena hakikatnya diri dan jiwa seorang hamba dikuasai oleh pangerannya. Orang tersebut ingat betapa baiknya Allah SWT kepadanya disetiap hidup dan perilakunya, dengan seperti itu maka orang...

Monopoli Lembaga Pendidikan sesuai Nilai Pasar

Sebenarnya kebanyakan siswa merasakan dan mengetahui apa yang sudah dilakukan lembaga pendidikan untuk mereka. Berbicara lembaga, sama halnya dengan lembaga-lembaga lain, mereka fokus dan bekerja untuk kemanfaatan dan tujuan mereka. Seperti dalam sebuah esai dari ivan illich, melalui esai tersebut ivan ingin menunjukan perlembagaan nilai-nilai mengarah pada polusi fisik, polarisasi sosial dan impotensi psikologis. Untuk menunjukannya ivan memilih sekolah sebagai paradigma dan analisisnya. Di sekolah siswa akan mendapatkan hal-hal yang baru entah itu masalah negara ataupun agama, dan siswa juga dapat mengetahui fakta realitas sosial masalah biaya entah itu orang kaya atau miskin mereka memiliki ketergantungan yang sama. Di pinggiran Kota Amerika Serikat pengeluaran tahunan siswa sama dan kadang-kadang bisa menguntungkan rakyat miskin. Orang kaya atau miskin semua tergantung pada lembaganya seperti lembaga sekolah dll untuk membimbing mereka dan menciptakan mereka menjadi orang-oran...

Cerpen : Hamil enggak boleh sekolah?

Nanto baru membuka HP nya yang dari jam 4 sore sampe sekarang jam 8 malam dimode pesawat, baru dibuka terus mode pesawatnya dinonaktifkan langsung puluhan chat masuk, dari chat pribadi sampai grup yang ada puluhan jumlahnya, dari beberapa chat salah satunya ada chat dari asep "to, lagi dimana? Tolongin aku to!" baca chat itu nanto agak khawatir karena ada tulisan tolongnya, tapi belum dibales juga sama nanto, emang dia itu ngga suka chatingan, paling dibales nanti. Bangji dateng nemenin nanto yang lagi duduk santoy didepan rumah, bangji bawa kopi kapal air dua bungkus, maaf bukan kopi senja hehe, "to ngopilah, nih kopinya, kamukan pasti ngga punya kopi, nih aku bawa dua" "Wah kamu emang ngertian su, sini, mana kopinya?" "Nih leng" Biasa kalo temen deket itu punya sapaan sendiri, su dan leng, itu sapaan akrab mereka berdua. Nanto masuk kerumah buat kopi. Jam terus berputar sampai sampai-sampai mereka kehabisan sajen, mereka itu keturunan kelela...

Semua Akan Jadi Ahli Pada Waktunya

Melihat kondisi saat ini aku teringat kemarin fenomena terdekat yaitu PEMILU dan PILPRES, fenomena dimana semua orang di Indonesia merasa menjadi ahli politik semua. Dari semua kalangan merasa merekalah yang paling benar, yang paling tahu. Seolah selain dari mereka itu salah, padahal apa yang mereka bahas bukanlah bidangnya, tidak ada yang menjamin perkataan mereka, tidak ada data valid yang menjadi landasan mereka. Intinya mereka merasa mereka ahli politik. Aku mencermati keadaan saat ini hampir sama seperti kemarin dalam hal tersebut, kalau kalian mencemati juga, insya allah kalian setuju dengan aku. Entah ini alaminya manusia atau memang dibuat-buat aku tidak paham, entah hanya di Indonesia saja atau di Negara lain juga sama aku juga tidak tahu. Fenomena virus covid-19 atau biasa disebut corona, serapan dalam bahasa Indonesianya korona. Fenomena inilah yang sangat luar biasa dan mencuri perhatian semua orang tidak pandang siapa orangnya. Hal ini seperti yang sudah aku tulis ...

Buka Enam

Ngga biasanya aku beli nasi buat sahur, biasanya aku ngga beli tapi untuk ini aku laper banget jadi aku beli, walau mikir-mikir uang cuma tinggal 5000. Aaah kerasa banget nih adanya korona, alkhamdulillah aku masih punya allah. Aku kurang beraktifitas puasa hari ke enam ini dan tidak ada yang menarik. Aku tudur jam 7 pagi, bangun dhuhur cuma buat sholat tidur lagi bangun jam 5 sore. Aaah badannya pada pegel banget, tadi waktu tidur mimpinya macem-macem paling keinget itu mimpi naik gunung, yang lainnya samar-samar mimpi aku buat alat atm sendiri dan di pake banyak orang, terus ini yang paling ngga jelas dan kurang diingetan aku ketemu anak mbaku dari pakdeku. Udah si itu aja, yang lainnya biasa ngopi, ngrokok, ngobrol, nulis. Salam Keberuntungan

Buka Lima

Ahirnya udah hari kelima, kesan sekali puasa dihari kelima ini, sahurnya aku ngga makan cuma ngopi, ngrokok, sama minum air yang banyak, ketulung waktu buka kemarin aku makan, biasanykan ngga. Saat sahur aku liat-liat tulisanku lagi, liat-liat blogku, liat-liat akunku di kompasiana, dan juga aku liat-liat youtubeku yang ngga naik-naik subcribernya, ngga papalah walau ngga jadi apa-apa akun-akunku yang penting aku selalu berkarya. Liat-liat itu semua, aku kan suka diskusi, aku kepikiran buat podcast-podcatan. Kepikiran itu aku langsung cari tahu tentang podcast, aku download aplikasi buat podcast, buat ngedit audionya. Ya ngga tahu si bermanfaat apa ngga, ah yang penting aku pingin aku lakukan, udah sesimpel itu kok. Udah kedownload aku pelajari apknya. Aku pernah ngerekam diskusiku sama temenku, aku coba deh mengimportnya ke apk, wah lama banget uploadnya lur. Maklum banget si aku, wong nyatanya HPku jelek, ya udah deh aku keluarin apknya, aku mengeplay musik, mapan tidurlah aku...