
Sangat banyak yang merasa males berada di rumah mereka merasa hidupnya tak produktif, mereka merasa hidupnya biasa saja, mereka merasa bosan bingung mau ngapain. Mereka lupa padahal dulu meraka itu tak ada, mereka lupa bahwa mereka itu pernah di dalam kandungan ibu selama 9 bulan lebih, mereka lupa bahwa mereka pernah hidup beberapa tahun menjadi bayi yang tak melakukan apa-apa hanya bisa menangis, tidur, dan menyusu.
Saya sendiri merupakan anak yang merasa jenuh dengan kehidupan ini karena sangat tak bervariasi, hingga kadang saya membuat ulah agar menciptakan variasi dalam hidup saya, saya seringkali tak sadar hal-hal yang sudah saya lakukan, hingga saya merasa hidup saya hanya melakukan hal yang saya lakukan sekarang. Saya sering ingin libur saat saya sedang sekolah, saya sering ingin sekolah saat saya sedang libur, saya ingin dirumah saat saya sibuk kerja, saya ingin kerja saat saya tak bekerja.
So, bagaimana ini semua, kenapa engga dirumah aja padahal sikap saya menanggapi situasi ini sangat berdampak bagi diri saya sendiri ataupun orang lain. Adanya virus korona yang menjadi pandemi berarti virus tesebut sudah menjangkit seluruh dunia/sebagian dunia, serta sangat mempengaruhi kesejahteraan dunia. Dunia saja dapat merasakan pengaruhnya apalagi negara.
Kebersamaan saya dan kalian semua membantu semua yang terjadi ini, terutama dengan tinggal di rumah aja tidak keluar apabila tak terlalu penting untuk keluar, sangat membantu kesetabilan dunia serta negara. Virus korona ini sebuah virus yang snagat cepat penularanya dampak untuk yang terkenapun sangat berbahaya bisa sampai meninggal.
Tugas utama saya dan kalian semua menurut saya memutus rantai penularan virus tersebut dengan cara di rumah aja. Biarkan ekonomi dan lainya seperti keamanan dan lain-lain di urus oleh pemerintah serta yang berwenang.
Mari kita jangan mengeluh karena merasa bosan di rumah, sebab kita sedang berjuang untuk diri kita sendiri, orang lain, negara, bahkan dunia. Manfaatkan adanya keberadaan kita di rumah dengan sebaik mungkin, apapun yang dulu kita bayangkan akan enak jika di rumah mari kita realisasikan.
Harapan yang dulu ada, dengan ungkapan “duh seandainya saya di rumah pasti……….” Mari kita nikmati, “kalau saja saya di rumah saya akan………..” mari kita lakukan apapun yang dulu kita ingin lakukan di rumah. Stop mengeluh, dimanapun kita berada, jika kita mau, jika kita pintar dan kreatif kita akan produktif dan tidak bosan.
DIRUMAHAJA
PUTUSKANTAIVIRUSKORONA
Saya sendiri merupakan anak yang merasa jenuh dengan kehidupan ini karena sangat tak bervariasi, hingga kadang saya membuat ulah agar menciptakan variasi dalam hidup saya, saya seringkali tak sadar hal-hal yang sudah saya lakukan, hingga saya merasa hidup saya hanya melakukan hal yang saya lakukan sekarang. Saya sering ingin libur saat saya sedang sekolah, saya sering ingin sekolah saat saya sedang libur, saya ingin dirumah saat saya sibuk kerja, saya ingin kerja saat saya tak bekerja.
So, bagaimana ini semua, kenapa engga dirumah aja padahal sikap saya menanggapi situasi ini sangat berdampak bagi diri saya sendiri ataupun orang lain. Adanya virus korona yang menjadi pandemi berarti virus tesebut sudah menjangkit seluruh dunia/sebagian dunia, serta sangat mempengaruhi kesejahteraan dunia. Dunia saja dapat merasakan pengaruhnya apalagi negara.
Kebersamaan saya dan kalian semua membantu semua yang terjadi ini, terutama dengan tinggal di rumah aja tidak keluar apabila tak terlalu penting untuk keluar, sangat membantu kesetabilan dunia serta negara. Virus korona ini sebuah virus yang snagat cepat penularanya dampak untuk yang terkenapun sangat berbahaya bisa sampai meninggal.
Tugas utama saya dan kalian semua menurut saya memutus rantai penularan virus tersebut dengan cara di rumah aja. Biarkan ekonomi dan lainya seperti keamanan dan lain-lain di urus oleh pemerintah serta yang berwenang.
Mari kita jangan mengeluh karena merasa bosan di rumah, sebab kita sedang berjuang untuk diri kita sendiri, orang lain, negara, bahkan dunia. Manfaatkan adanya keberadaan kita di rumah dengan sebaik mungkin, apapun yang dulu kita bayangkan akan enak jika di rumah mari kita realisasikan.
Harapan yang dulu ada, dengan ungkapan “duh seandainya saya di rumah pasti……….” Mari kita nikmati, “kalau saja saya di rumah saya akan………..” mari kita lakukan apapun yang dulu kita ingin lakukan di rumah. Stop mengeluh, dimanapun kita berada, jika kita mau, jika kita pintar dan kreatif kita akan produktif dan tidak bosan.
DIRUMAHAJA
PUTUSKANTAIVIRUSKORONA
Comments
Post a Comment