#putusrantaikorona
Sifat sombong dan meremehkannya saya sangat terasa dampaknya sekarang, sangat nyata perwujudanya. Saat dinasihati orang tua, saat diajari oleh para tokoh dll, saya sangat meremehkan itu semua, dengan berbagai alasan seperti "aah itukan zaman dulu sekarang udah beda", "itu cuma mitos", dll. Okeh kalo memang saya itu ngeyelan, sok tau, dan sayapun menyesal tak apa, serta menyalahkan diri saya untuk sesaat tak apa, tapi saya lalu mengambil hikmahnya jangan sampai saya mengulangi nanti nanti nanti dan nantinya, sekarang waktunya menerima konsekuensinya lalu memperbaikinya dengan hal yang bisa saya lakukan, yaitu memutus rantai penularanya dalam hal ini ialah virus korona.
Beberapa hal yang dulu saya remehkan sekarang menjadi sangat penting seperti mencuci tangan, menggunakan barang yang bersih, menjaga makanan yang dimakan, menjaga udara dari polusi dan masih banyak lainya
Didalam agama saya agama islam juga mengajarkan hal-hal yang jika dilihat sangat sepele, tapi sebenarnya adalah hal yang sangat besar, saya ambil contoh berwudhu/menjaga wudhu (jika batal wudhunya, wudhu lagi), menggunakan pakaian yang suci, menyatakan kebersihan sebagian dari iman, memakan makanan yang halal, harus membersikan najis jika terkena di badan atau tempat lain, dan sbb.
Saya orang jawa asli, orang tua saya ataupun mereka orang tua lain kalau biasa saya sebut " tiyang sepuh" mereka juga seringkali menasihati nasihat turun temurun yang sangan sering saya sangkal dan saya sebut mitos, seperti kalo sudah keluar rumah cuci tangan muka kaki dulu sebelum masuk rumah, jika sudah ketempat orang mati mandi dulu baru berintraksi dengan keluarga, jika setelah melihat jenazah saya harus cuci muka dulu baru boleh bertemu anak kecil, itulah sebagiannya masih banyak lagi.
Hal-hal tersebut diatas seringkali saya abaikan, bahkan saya mencacinya, padahal itu semua memiliki manfaat besar. Tak perlu dicari lagi manfaatnya, sebab sudah sangat jelas manfaatnya sekarang untuk mencegah penularan virus korona yang sudah menjadi pandemik, adanya virus korona saya langsung menyadarinya, bukan hanya virus korona sebenarnya tapi mencegah semua penyebaran virus.
Semoga perilaku seperti ini tak saya ulangi lagi. MARI KITA BERSAMA-SAMA MEMUTUS RANTAI VIRUS KORONA.
Sifat sombong dan meremehkannya saya sangat terasa dampaknya sekarang, sangat nyata perwujudanya. Saat dinasihati orang tua, saat diajari oleh para tokoh dll, saya sangat meremehkan itu semua, dengan berbagai alasan seperti "aah itukan zaman dulu sekarang udah beda", "itu cuma mitos", dll. Okeh kalo memang saya itu ngeyelan, sok tau, dan sayapun menyesal tak apa, serta menyalahkan diri saya untuk sesaat tak apa, tapi saya lalu mengambil hikmahnya jangan sampai saya mengulangi nanti nanti nanti dan nantinya, sekarang waktunya menerima konsekuensinya lalu memperbaikinya dengan hal yang bisa saya lakukan, yaitu memutus rantai penularanya dalam hal ini ialah virus korona.
Beberapa hal yang dulu saya remehkan sekarang menjadi sangat penting seperti mencuci tangan, menggunakan barang yang bersih, menjaga makanan yang dimakan, menjaga udara dari polusi dan masih banyak lainya
Didalam agama saya agama islam juga mengajarkan hal-hal yang jika dilihat sangat sepele, tapi sebenarnya adalah hal yang sangat besar, saya ambil contoh berwudhu/menjaga wudhu (jika batal wudhunya, wudhu lagi), menggunakan pakaian yang suci, menyatakan kebersihan sebagian dari iman, memakan makanan yang halal, harus membersikan najis jika terkena di badan atau tempat lain, dan sbb.
Saya orang jawa asli, orang tua saya ataupun mereka orang tua lain kalau biasa saya sebut " tiyang sepuh" mereka juga seringkali menasihati nasihat turun temurun yang sangan sering saya sangkal dan saya sebut mitos, seperti kalo sudah keluar rumah cuci tangan muka kaki dulu sebelum masuk rumah, jika sudah ketempat orang mati mandi dulu baru berintraksi dengan keluarga, jika setelah melihat jenazah saya harus cuci muka dulu baru boleh bertemu anak kecil, itulah sebagiannya masih banyak lagi.
Hal-hal tersebut diatas seringkali saya abaikan, bahkan saya mencacinya, padahal itu semua memiliki manfaat besar. Tak perlu dicari lagi manfaatnya, sebab sudah sangat jelas manfaatnya sekarang untuk mencegah penularan virus korona yang sudah menjadi pandemik, adanya virus korona saya langsung menyadarinya, bukan hanya virus korona sebenarnya tapi mencegah semua penyebaran virus.
Semoga perilaku seperti ini tak saya ulangi lagi. MARI KITA BERSAMA-SAMA MEMUTUS RANTAI VIRUS KORONA.
Comments
Post a Comment