Skip to main content

Korona? Kamu Tahu Dimana Para DPR?



Hampir semua orang bersuara tentang korona, terutama mereka yang berpengaruh dan suaranya didengar oleh banyak orang, dari kalangan pemerintah, selebritis, aktor, influenser, bahkan masyarakat umum. Tapi aku tak melihat ataupun mendengar apapun dari DPR RI, kalau DPRD atau DPR provinsi sekilas aku membaca beritanya, alkhamdulillah lah mereka paling tidak, tidak memakan gajih buta.

Sekali lagi dimanakah kalian DPR RI? Aku rindu suara kalian, aku rindu perkataan kalian yang menenangkan, aku rindu dengan janji-janji kalian yang memberikan harapan padaku. Korona, apa kamu lihat mereka saat kamu keliling dunia? Kabari aku, kalau kamu melihat, agar aku tak kehilangan mereka.

Saat aku mendengar berita kalian, beritanya sangat mengecewakan, diberita itu ditulis katanya kalian ingin tes rapid dulu, kalian tahukan bahwa masih sangat banyak masyarakat yang belum terlayani. Aku kira kalian adalah pahlawan saat ini untuk masyarakat, kalian mau berjuang dan berkorban demi masyarakat yang konon katanya kalian wakili dan kalian bela.

Saat aku menulis ini, beberapa jam lalu aku juga melihat penampakan foto kalian ditwitter, disitu kalian foto bersama berjejer rapi menggunakan APD, waaaaaahhhhh aku kaget melihatnya, apa kalian juga di rumah sakit, ikut merawat pasien? Jadi kalian pakai APD, Kalau iya kekagetanku berubah menjadi kebanggaan, tapi kalau tidak waaaah laknat kalian. Apa kalian tak tahu bahwa mereka para petugas kesehatan sedang berjuang untuk negeri ini tanpa APD yang lengkap, ada si yang lengkap tapi kebanyakan belum lengkap. Sedangkan kalian bersembunyi dibalik kemewahan.

Aku tak mendengar koar-koar kalian, aku tak membaca berita-berita tentang kalian, dalam hal korona ini. Aku tidak melihat gerakan kalian dalam penanganan korona ini, aku tak melihat program-program yang kalian usulkan untuk aku sebagai masyarakat, agar aku tetap sejahtera walaupun ada pandemi korona, aku tak melihat partisipasi kalian dalam penanganan korona.

Masih banyak lagi sebenarnya yang ingin kutulis, tapi ahhhhh, malas, malah jadi emosi, malah jadi dosa. Semoga tulisan selanjutnya hal-hal yang baik. Serta kerinduanku akan kalian terobati dengan kebanggaan serta kebahagian disertai tawa senang ataupun tangis haru.

Keluarlah wahai DPR wakili sakit aku rakyatmu, bisa juga aku bosmu, kaliankan pelayanku. Itukan jargon kalian "MELAYANI RAKYAT".

SALAM KEBERUNTUNGAN


Comments

Popular posts from this blog

Puisi Rindu Buta Kepada Muhammad

Terlalu banyak baris kata untuk menjelaskan rinduku kepada engkau  Ya Muhammad  Rinduku tertumpuk hingga berdebu Aku berharap angin menghantarkan debu menyampaikan sedikit rinduku Awalnya remuk hancur hati ini karena ledakan rindu itu Berkat para pewaris engkau Aku tahu sebagian caranya Cara mengundang angin agar menghantarkan debu-debu rinduku Dengan membaca risalah mu tareh mu Serta pujian-pujian kepadamu Seperti yang diajarkan para guruku  Itu semua terbungkus dalam maulid Nabi Muhammad  Hanya dengan itu ya Muhammad Aku menyampaikan rinduku Aku memohon agar engkau tak menyia-nyiakan rinduku Seorang perindu yang hidupnya sia-sia Tanpa engkau ya Muhammad 

Taisir I : Taqwa, Penyebab Taqwa dan Dampak Bertaqwa

Takwa adalah melakukan yang di perintah Allah 'azza wa jalla dan menghindari larangan Allah 'azza wa jalla di saar sepi atau ramai.Takwa juga tidak akan sempurna kecuali meninggalkan setiap sesuatu yang hina serta dapat sempurna dengan menghiasinya dengan setiap sesuatu yang utama. Takwa merupakan jalan yang ditempuh oleh orang yang mendapatkan petunjuk dan merupakan ikatan kuat bagi orang yang berpegangan, dengan ikatan tersebut maka orang tersebut akan selamat. Ada banyak sebab menjadikan orang bertaqwa, sebagian dari banyaknya sebab yaitu : Orang tersebut sadar bahwa dia hanyalah hamba Allah yang hina sedangkan Allah dzat yang maha kuat dan dzat yang maha mulia. Tidak pantas bagi orang yang hanya menjadi hamba yang hina durhaka/maksiyat kepada pangerannya yaitu Allah dzat yang maha mulia karena hakikatnya diri dan jiwa seorang hamba dikuasai oleh pangerannya. Orang tersebut ingat betapa baiknya Allah SWT kepadanya disetiap hidup dan perilakunya, dengan seperti itu maka orang...

Dulu Diremehkan, Sekarang Dipentingkan #putusrantaikorona

#putusrantaikorona Sifat sombong dan meremehkannya saya sangat terasa dampaknya sekarang, sangat nyata perwujudanya. Saat dinasihati orang tua, saat diajari oleh para tokoh dll, saya sangat meremehkan itu semua, dengan berbagai alasan seperti "aah itukan zaman dulu sekarang udah beda", "itu cuma mitos", dll. Okeh kalo memang saya itu ngeyelan, sok tau, dan sayapun menyesal tak apa, serta menyalahkan diri saya untuk sesaat tak apa, tapi saya lalu mengambil hikmahnya jangan sampai saya mengulangi nanti nanti nanti dan nantinya, sekarang waktunya menerima konsekuensinya lalu memperbaikinya dengan hal yang bisa saya lakukan, yaitu memutus rantai penularanya dalam hal ini ialah virus korona. Beberapa hal yang dulu saya remehkan sekarang menjadi sangat penting seperti mencuci tangan, menggunakan barang yang bersih, menjaga makanan yang dimakan, menjaga udara dari polusi dan masih banyak lainya Didalam agama saya agama islam juga mengajarkan hal-hal yang jika dilihat ...